Showing posts with label tidak mampu ereksi. Show all posts
Showing posts with label tidak mampu ereksi. Show all posts

November 19, 2013

Bersepeda Berlebihan Penyebab Disfungsi Ereksi


bersepeda-berlebihan-penyebab-disfungsi-ereksi
Apa yang terpikir oleh anda jika anda di vonis menderita disfungsi ereksi ? wau.. dunia seakan runtuh, indahnya hidup sirna dalam sekejap, keharmonisan rumah tangga juga akan terganggu karenanya. Baiklah mungkin ada diantara anda pembaca yang belum tahu apa itu disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan ketidak mampuan seorang pria untuk mencapai dan mempertahankan ereksi penis secara cukup.

Nah agar anda lebih jelas mengenai disfungsi ereksi ini, berikut beberapa penyebab terjadinya disfungsi ereksi pada pria.


1. Darah tidak lancar

Penyebab paling utama dari disfungsi ereksi adalah tidak lancarnya aliran darah yang menuju ke organ vital. Aliran darah yang lancer akan membuat ereksi menjadi lebih baik, karena aliran darah ini adalah faktor utama yang membantu ereksi. 

2. Penderia penyakit

Ada beberapa penyakit yang dapat berimbas pada disfungsi ereksi, diantaranya penyakit jantung dan diabetes. Penderita jantung biasanya memiliki aliran darah yang tidak lancer sehingga menggangu juga kemampuan ereksinya.

3. Masalah hormonal

Produksi hormon testosterone yang kurang juga dapat menjadi penyebab ketidakmampuan ereksi. Karena testosterone memberikan rangsangan kepada otak untuk memproduksi oksida nitrat yang merupakan molekul pemicu ereksi.

4. Terlalu cemas

Terlalu cemas dan mengkhawatirkan ukuran penis dan kemampuan anda di tempat tidur dapat menjadi penyebab ketidakmampuan ereksi. Saat anda di ranjang bersama pasangan, kecemasan yang ada pada diri anda akan membuat reaksi saraf yang mencegah terjadinya ereksi.

5. Alkohol dan rokok

Alkohol yang dikonsumsi secara berlebihan akan dapat menyebabkan disfungsi ereksi dalam jangka panjang. Oleh sebab itu hindari alkohol sekarang juga! Selain itu merokok sebagai penyebab utama penyempitan pembuluh darah, akan menghambat aliran darah ke penis yang berujung pada disfungsi ereksi.

6. Kegiatan bersepeda yang berlebihan

Bersepeda yang dilakukan secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi. Ini terjadi akibat dari tekanan pada saraf penis saat duduk di sadel sepeda dalam jangka waktu yang lama.

7. Cedera

Sumsum tulang belakang atau cedera panggul dapat merusak saraf yang merangsang ereksi.
Jangan tunda lagi untuk segera memeriksakan diri ke dokter bilamana anda mengalami disfungsi ereksi, agar dapat segera dicari solusi untuk mengatasinya.
Posted by Jeffan Taylor On 6:31 PM No comments READ FULL POST

November 23, 2012


Bagaimana Membicarakan DE Dengan Pasangan

menyampaikan masalah ereksi

Disfungsi ereksi (DE) adalah hal yang sangat jarang dibicarakan secara terbuka ditengah masyarakat.  Ironisnya masalah seks juga menjadi hal yang sulit dibicarakan banyak pasangan, apalagi hal yang berhubungan dengan ereksi.

Kesulitan melakukan pembicaraan mengenai kegagalan  ereksi kepada pasangan menjadi hal yang mempersulit pasangan tersebut memperoleh aktivitas seks yang lebih baik.

Beberapa tips sederhana bagaimana dapat mengkomunikasikan kesulitan seks ini kepada pasangan anda

Cari cara yang nyaman untuk pendekatan

Jika anda merasa ragu untuk memulai pembicaraan kepada pasangan, maka carilah waktu sendiri untuk mempersiapkan diri. Bila perlu latihlah bagaimana pokok pembicaraan akan dibuka, dan pilihlah waktu yang tepat dan nyaman untuk menyampaikannya.
Mungkin anda dapat memulai dengan mengakui bahwa membicarakan ini bukanlah sesuatu yang mudah, anda dapat mengatakan “ini sedikit memalukan, tapi saya punya beberapa masalah dengan ereksi”. Pasangan anda mungkin akan mengungkapkan apa yang anda rasakan sebelum anda mengungkapkannya dengan detail.  Tugas anda selanjutnya adalah membuat pasangan anda merasa nyaman

Terbukalah  dan Sportif

Ketika ada masalah yang terjadi di kamar tidur, emosi dapat membuat masalah semakin memanas. Akibat  DE ini anda mungkin akan menghindari kegiatan seks akibat takut tidak dapat ereksi. Hal ini dapat mengakibatkan tanggapan yang salah oleh pasangan, yang berpikir anda sudah tidak menginginkannya lagi, dan pasangan merasa sudah tidak menarik lagi. Perasaan pasangan dapat terluka dan timbul kebencian
Itulah mengapa sangat penting untuk berbicara tentang masalah seksual seperti disfungsi ereksi dengan cara yang terbuka. Katakanlah di awal  bahwa itu bukan masalah karena daya tarik  pasangan Anda. Yakinkan pasangan bahwa dia masih menarik bagi Anda.

Carilah informasi

Banyak situs web dan buku menawarkan nasihat berharga tentang bagaimana mengatasi masalah ereksi dan menikmati seks yang lebih baik. Selain memberikan informasi, mereka juga mengajarkan  bagaimana berkomunikasi bagi pasangan,  dimana  biasanya tidak berbicara langsung tentang seks.

Kata-kata menjadi  masalah besar bagi banyak orang,  Beberapa orang merasa nyaman hanya dengan istilah medis seperti penis. Yang lain lebih nyaman dengan istilah alat reproduksi. Kata apa saja dapat digunakan, asalkan dapat mempermudah bagi pasangan untuk berbicara secara terbuka.  Berbagi buku yang bagus atau situs web tentang seks dapat membantu memberikan tambahan  kosakata - untuk berbicara bersama tentang DE dan kehidupan seks Anda secara umum.

Jangan melakukan aktivitas seks untuk sementara waktu

Banyak terapis seks yang menganjurkan untuk sementara waktu beristirahat dari aktivitas seks, saat anda dan pasangan fokus pada keintiman emosional.

Banyak pasangan yang datang menemui terapis berharap akan membicarakan banyak mengenai seks dan ereksi, pada kenyataannya sedikit sekali topik seks dibicarakan, karena lebih banyak menyoroti penyebabnya seperti stress, kecemasan, kemarahan dan berbagai perasaan negatif  lainnya.

Pembicaraan intensif dan intim mengenai pekerjaan, pernikahan atau tentang diri masing-masing bersama pasangan jauh lebih bermanfaat dari pada mencoba memaksakan hubungan seks dan berbicara mengenai seks. Sebaiknya lakukan kegiatan bersama pasangan seperti, berjalan-jalan bersama, makan di restoran dan membicarakan berbagai topik bersama. 

Setelah anda dan pasangan merasa lebih intim dalam tingkat emosional, anda mungkin akan menemukan kembali gairah seks dan ereksi anda kembali.
Posted by Jeffan Taylor On 7:19 PM 2 comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Pengunjung

Flag Counter